You are currently viewing Menumbuhkan Jiwa Pemimpin dan Semangat Bela Negara, Murid Baru SMAIT ABBSKP Ikuti Pembinaan di Satrad 404 Congot

Menumbuhkan Jiwa Pemimpin dan Semangat Bela Negara, Murid Baru SMAIT ABBSKP Ikuti Pembinaan di Satrad 404 Congot

Kulon Progo, 21 Juli 2026 — SMAIT Abu Bakar Boarding School Kulon Progo melaksanakan kegiatan pembinaan karakter, bela negara, dan kepemimpinan di Satuan Radar (Satrad) 404 Congot pada Senin–Selasa, 20–21 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membentuk murid yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat bela negara.

Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Dhuha, persiapan, dan apel pagi panitia sebelum rombongan berangkat menuju Satrad 404 Congot. Setibanya di lokasi, peserta mendapatkan penyambutan dan mengikuti tradisi yang dipandu oleh pelatih Satrad 404 Congot.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan apel pembukaan dan sambutan Kepala SMAIT Abu Bakar Boarding School Kulon Progo. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan pentingnya kegiatan pembinaan karakter sebagai sarana untuk menumbuhkan kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama pada diri murid.

Salah satu materi utama dalam kegiatan ini adalah Bela Negara dan Pengenalan Satrad 404 Congot yang disampaikan oleh Kapten Eddy Noor. Melalui materi tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai nilai-nilai bela negara serta pengenalan terhadap tugas dan peran Satrad dalam mendukung pertahanan dan keamanan negara.

Pada sesi berikutnya, peserta mengikuti materi Leadership/Kepemimpinan dan Etika Pemimpin yang disampaikan oleh perwira Satrad 404 Congot. Materi ini memberikan penguatan mengenai karakter seorang pemimpin, tanggung jawab, keteladanan, kedisiplinan, serta pentingnya etika dalam menjalankan kepemimpinan.

Untuk memperkuat aspek kedisiplinan dan kekompakan, peserta juga mengikuti Latihan Baris-Berbaris (LBB) serta latihan tata upacara bendera. Kegiatan tersebut melatih ketepatan dalam mengikuti instruksi, kerja sama, konsentrasi, dan tanggung jawab dalam kelompok.

Pada malam hari, peserta mengikuti kegiatan Jurit Malam yang dipandu oleh perwira Satrad. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan mental dan karakter untuk melatih keberanian, ketangguhan, kemampuan bekerja sama, serta kesiapan peserta dalam menghadapi tantangan.

Setelah menyelesaikan rangkaian Jurit Malam, kegiatan dilanjutkan dengan Upacara Api Unggun. Suasana malam menjadi momentum refleksi dan penguatan kebersamaan bagi seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk merefleksikan pengalaman yang telah dilalui, memperkuat semangat kebersamaan, serta menumbuhkan motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih disiplin, tangguh, dan bertanggung jawab.

Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan salat Tahajud dan salat Subuh, kemudian dilanjutkan dengan senam bersama. Setelah itu, peserta mengikuti latihan persiapan upacara penutupan dan mendapatkan materi mengenai organisasi sekolah. Materi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai peran organisasi sebagai sarana pengembangan kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, dan kontribusi positif di lingkungan sekolah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan PBB untuk persiapan upacara. Sebelum upacara penutupan, peserta juga melaksanakan korve lingkungan sebagai bentuk pembiasaan terhadap kepedulian dan tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan Upacara Penutupan dan Pelepasan yang dipimpin oleh Kepala SMAIT Abu Bakar Boarding School Kulon Progo. Setelah upacara selesai, peserta bersama panitia dan pelatih kembali menuju SMAIT Abu Bakar Boarding School Kulon Progo.

Melalui kegiatan ini, SMAIT Abu Bakar Boarding School Kulon Progo terus berkomitmen untuk mengembangkan peserta didik secara menyeluruh, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, ketangguhan, dan kesadaran bela negara.

Kegiatan pembinaan di Satrad 404 Congot diharapkan dapat menjadi pengalaman bermakna bagi peserta didik untuk terus tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, bertanggung jawab, berjiwa pemimpin, serta siap memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan negara.

Penulis: Delima Mulya Ayuati