Kulon Progo – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) adalah kegiatan tahunan rutin yang wajib diikuti oleh murid baru. MPLS bertujuan untuk mengenalkan lebih dekat kepada para murid mengenai sekolah baik dari kurikulum, kegiatan murid, ekstrakurikuler, hingga peraturan sekolah. Kegiatan ini dilakukan dari Senin-Sabtu (13-18/07/2026) dengan peserta 78 murid baru.
Upacara pembukaan MPLS diikuti oleh seluruh warga sekolah dan secara simbolis dibuka dengan penabuhan gong oleh Kepala Sekolah, Ustaz Salim.,S.Ag., M.Pd. Kegiatan hari pertama murid diarahkan untuk berinteraksi langsung dengan warga sekolah melalui Scavenger Hunt Interaktif. Mereka diwajibkan mewawancarai warga sekolah dan mengajukan beberapa pertanyaan. Dari kegiatan ini diharapkan menambah kedekatan interpersolan, serta murid dapat mengambil hikmah keteladanan dari tokoh yang mereka wawancarai. Disesi berikutnya, murid akan mengunjungi berbagai sudut ruang disekolah diantaranya: Ruang Kepala Sekolah, Ruang Guru, Laundry, Dapur, dan Koperasi Sekolah melalui School Amazing Race.
Hari kedua diawali dengan sosialisiasi Akademik oleh Ustazah Rista Wahyu Mahanani, M.Pd., Gr. dengan tujuan memberikan gambaran kepada murid mengenai capaian pembelajaran, kokurikuler dan SKL yang perlu mereka selesaikan selama belajar di SMAIT Abu Bakar Kulon Progo. Sesi kedua adalah Sosialisasi PANTES dan Tata Tertib Penggunaan Elektronik oleh Ustazah Delima Mulya Ayuati, S.Pd., Gr harapannya dengan dijelaskan diawal seluruh murid dapat menjalankan peraturan dengan tertib. Kegiatan hari kedua ini, diakhiri dengan Demo Ekstrakurikluer yang dipandu oleh Ustaz Muhammad Ilham Handika, S.Pd. beserta pengurus masing-masing ekstrakurikuler.
Hari ketiga, dihadirkan dosen dari UMY yaitu Bapak Prof. Iwan Satriawan, SH., MCL.,Ph.D yang memberikan materi mengenai Etika Bermedia Sosial dan Cyberbullying. Disesi akhir adalah Bincang Alumni yang membahas mengenai kehidupan para alumni saat masih di SMAIT Abu Bakar dan juga kehidupan sekarang dibangku perkuliahan. Sesi ini menghadirkan 3 alumni yaitu Jidda Robbani Al Azka, S.Pd., Helmi Ariyanto, dan Naufal Sajid. Hari berikutnya diisi dengan kegiatan Kampanye Sekolah Sehat dengan mendatangkan Puskesmas Wates. Harapannya dengan diberikan bekal mengenai cara menjaga kesehatan diri, para murid lebih paham dalam menjaga kebersihan lingkungan, baik disekolah maupun di asrama. Dihari tersebut juga didatangkan pembicara untuk memberikan Pengenalan Budaya dan Keistimewaan DIY yaitu Mas Ponang Merdugandang, S.Sn. produser sekaligus sutradara Film Kethoprak dan Teater.
Senam dan Games seru menjadi pembuka di hari kelima. Pada murid mengikuti kegiatan tersebut dengan senang dan bersemangat. Kegiatan berikutnya adalah simulasi tanggap bencana oleh Tim SPAB dan Pemadam Kebakaran kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi OSIS dan MPK. Pada hari terakhir MPLS ditampilkan Student Performance. Terdapat 9 kelompok peserta, dengan masing-masing menampilkan berbagai pertunjukan, diantaranya: Drama, Tari Tradisional, dll. Dari kegiatan ini terpilih 3 kelompok dengan pertunjukan terbaik yaitu kelompok Abuy, Mante, dan Gumay. Selain itu, diumumkan pula beberapa kategori juara lain yaitu Gugus Terbaik adalah Wemala, LO terbaik adalah Kak Naura Sihaam Jauhary, Peserta Terbaik Putri adalah Mazaya Mafaza Ramadhani serta Peserta Terbaik Putra adalah Rakha Rabbani Ismail. Dengan diberikannya hadiah secara simbolis untuk apresiasi bagi siswa yang meraih juara, menjadi penanda berakhirnya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Harapannya, siswa dapat menjadi lebih mengenal lingkungan sekolah, dan cepat beradaptasi untuk mengukir prestasi dan cerita di SMAIT Abu Bakar Boarding School Kulon Progo
Penulis : Amaliyah Rahayu
