You are currently viewing SMAIT ABBSKP Bekali Siswa Tentukan Karir Melalui University Fair

SMAIT ABBSKP Bekali Siswa Tentukan Karir Melalui University Fair

Perguruan Tinggi adalah sarana untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkualitas. Tidak sedikit calon lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang masih bingung untuk mencari perguruan tinggi ataupun jurusan yang diminati sesuai dengan dirinya.

Minimnya pengetahuan siswa tentang perguruan tinggi yang menjadikan siswa di Indonesia saat ini sulit menentukan pilihan. Padahal, jenjang Sekolah Menengah Atas adalah jalan untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi untuk mendapat bekal masa depan di kemudian hari.

University Fair atau Pameran Universitas adalah kegiatan pameran pendidikan yang akan menunjukan program pendidikan, informasi mengenai jurusan, beasiswa, fasilitas kampus dan masih banyak lagi informasi penting lainnya. Pameran Pendidikan ini berfungsi untuk menarik minat para siswa agar nantinya terlibat di salah satu program pendidikan yang ditawarkan oleh universitas.

Selasa (6/1) SMAIT Abu Bakar Boarding School Kulon Progo telah mengadakan University Fair dengan membuka stand  beberapa universitas yang ada di Indonesia dan Schoters by Ruangguru serta talkshow dengan narasumber mahasiswa berprestasi di universitas. Strategi yang dilakukan sekolah untuk menampilkan informasi universitas tersebut adalah dengan bekerja sama dengan alumni yang sekarang sedang menempuh pendidikan di universitas tersebut. Dengan hal tersebut diharapkan siswa SMAIT Abu Bakar Boarding School Kulon Progo akan mendapat banyak informasi tentang perkuliahan dan mendapatkan motivasi untuk berprestasi di universitas

Tujuan kegiatan ini untuk memberikan informasi kepada siswa tentang jurusan di perguruan tinggi dan sistem pendidikan di perguruan tinggi. Selain itu, juga untuk menjalin kerja sama dengan alumni yang telah menjalani pendidikan di perguruan tinggi, serta memberikan motivasi dan gambaran kepada siswa untuk bisa berprestasi di perguruan tinggi.

Sesi Talkshow dipandu meriahy oleh Ustaz Hasbi Rahim Rahmatullah, S.Pd dengan Narasumber Pykatan Nusa Adha Al Faza dan Fath Ur-Razaq Yasman alumni angkatan 6.

“Gap year itu tidak masalah. Saya bertemu teman-teman yang mengambil jeda, mereka justru lebih siap secara mental, lebih tenang, dan manajemen waktunya lebih baik. Gap year juga bisa jadi pilihan bijak jika ingin pindah ke jurusan yang lebih sesuai,” ungkap Fath Ur.

Terkait cara menemukan jurusan yang tepat, Faza menyarankan siswa untuk proaktif mencari informasi sejak kelas X. “Cek situs resmi universitas, lihat rekam jejak alumni SMAIT Abu Bakar banyak diterima di mana, dan jangan ragu bertanya langsung pada kakak kelas,” jelasnya.

Fath-ur menambahkan bahwa selain informasi umum di website, siswa bisa memanfaatkan media sosial seperti TikTok dan Instagram. Ia juga berbagi tips mengenai adaptasi budaya dari lingkungan SMA di Kulon Progo ke lingkungan heterogen di UI “Di Abu Bakar kita sudah terbiasa bertemu teman dari berbagai wilayah. Itu menjadi bahan belajar untuk menerima orang lain dan bagaimana caranya kita diterima orang lain,” tuturnya.

Mengenai kehidupan organisasi, Faza menekankan pentingnya skala prioritas. Berbeda dengan organisasi di SMA yang masih didampingi ustaz/ustazah, di kampus mahasiswa dituntut mandiri sepenuhnya.

“Tentukan fokus sejak awal, apakah di akademik, organisasi, atau lomba. Jangan sekali-kali masuk organisasi jika belum bisa mengatur waktu sendiri,” tegas Faza yang juga aktif di BEM Fakultas.

Setelah talkshow siswa diarahkan berkunjung ke stand-stand alumni dan schoter by ruangguru. Stand terdiri dari perwakilan alumni dari 19 universitas negeri dan swasta. Siswa aktif bertanya dengan para alumni disetiap stand-stand. Semoga dengan adanya acara ini menjadi gambaran langkah terbaik siswa-siswi berikutnya.

Penulis:  Noviana Indrastuti