You are currently viewing Tiga Siswa SMAIT ABBSKP Sukses Menjuarai Ajang Mrantasi Goes to School 2025 Lewat Video Reels Tanggap Inflasi

Tiga Siswa SMAIT ABBSKP Sukses Menjuarai Ajang Mrantasi Goes to School 2025 Lewat Video Reels Tanggap Inflasi

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh tiga siswa SMAIT Abu Bakar Boarding School Kulon Progo dalam ajang Mrantasi Goes to School 2025. Melalui karya video reels bertema “Tanggap Inflasi, Tangguh Ekonomi” para siswa berhasil meraih juara 1 kategori video reels terbaik pada Jum’at (28/11) malam, di Ambarukmo Hotel Yogyakarta.

Pasalnya, video reels karya mereka yang mengusung konsep kreatif, pesan edukatif, dan penyajian visual yang menarik. Video tersebut mengangkat isu ekonomi secara ringan namun bermakna, sehingga mampu mengedukasi sekaligus menghibur khalayak, khususnya generasi muda.

Sejatinya, banyak siswa yang berminat mengikuti lomba ini. Namun, penyelenggara menetapkan satu sekolah hanya boleh diwakili satu saja. Tim yang terdiri dari Muh. Fathurrahman Zaydan (XII B), Ahmad Dzaky Ahnaf (XII B), dan Muh. Alzam Ukail (XII B) menjadi satu-satunya wakil sekolah yang dapat mengikuti lomba tersebut.

Kepala sekolah menyampaikan rasa bangga atas capaian ini dan mengapresiasi kerja keras tim yang telah membawa nama baik sekolah. Semoga dapat memberikan dampak keberkahan nama sekolah tentunya. Prestasi tersebut juga menjadi bukti bahwa siswa mampu bersaing secara kreatif dan inovatif di era digital.

“Alhamdulillah barakallahu lana. Selamat untuk Ananda atas penghargaan dari BI,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo pun turut menyampaikan apresiasinya terhadap karya siswa yang dinilai mampu menjadi media edukasi publik yang efektif. Beliau mengungkapkan rasa syukurnya terhadap capaian siswa dari Kulon Progo.

“Malam ini anak kita (mas Fathur) siswa dari SMAIT Abu Bakar Kulon Progo menjuarai reels tentang penurunan inflasi dan bagaimana mengantisipasi inflasi di Kulon Progo dan Yogyakarta. Selamat kepada mas Fathur dan pak guru pendampingnya dari Kulon Progo juara 1,” ucapnya.

Di balik kemenangan ini, tersimpan cerita perjuangan yang penuh suka dan duka dari mereka. Mulai dari proses penyusunan naskah, pengambilan gambar, hingga proses editing dilakukan dengan sungguh-sungguh disela-sela kegiatan belajar.

“Strategi awal yang kami siapkan meliputi pembentukan tim, menentukan tema, mencari referensi video, membagi tugas per anggota, melakukan pengambilan gambar, proses editing, hingga pengunggahan. Kami menghabiskan waktu hampir dua pekan untuk proses pengambilan video dan proses editing,” ungkap Ahnaf selaku Ketua Tim.

Gelar juara ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMAIT ABBSKP untuk terus berkarya dan berprestasi. Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sepenuhnya hingga berhasil meraih juara.

“Semoga ke depannya Bank Indonesia bisa terus mengadakan kegiatan positif seperti ini lagi. Karena, lomba seperti ini sangat membantu anak muda untuk selalu berkarya dan menyalurkan kreativitas mereka melalui konten positif,” tambah Fathur.

Dia pun jujur, hasil ini melebih ekspektasi yang dibayangkan sebelumnya. Niat awal coba-coba. Walaupun nanti akhirnya dapat juara harapan tidak mengapa. Ternyata, hasilnya menjadi terbaik pada waktu pengumuman.

“Jujur saja, kami baru pertama kali mengikuti lomba seperti ini. Karena niat yang kuat dan usaha maksimal, ternyata hasilnya luar biasa melebihi ekspektasi awal kami. Semoga reels atau konten yang kami berikan bisa bermanfaat, bisa jadi hiburan, dan mudah mudahan juga bisa jadi motivasi buat teman-teman lainnya di sekolah untuk mengikuti lomba-lomba seperti ini ke depannya,” tutupnya.

Penulis: Abdul Fatah