SMAIT Abu Bakar Boarding School Kulon Progo (ABBSKP) menyelenggarakan kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembinaan Penelitian Ilmiah Siswa pada Sabtu, (31/01). Kegiatan ini berlangsung di Aula SMAIT ABBSKP. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru sebagai upaya penguatan peran pendidik dalam membimbing penelitian siswa.
Workshop dibuka oleh pembawa acara Ustaz Hakiki Haria Wicaksana, S.S, diawali dengan pembacaan tilawah oleh Ustaz Muhamad Sokhib, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars JSIT. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Ustaz Salim, S.Ag., M.Pd menyampaikan apresiasi kepada narasumber dan seluruh ustaz/ustazah yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. “Terima kasih kepada Ibu Dr. Fitri Nurmahmudah yang telah bersedia menjadi narasumber serta ustaz dan ustazah yang telah mengikuti kegiatan ini,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Fitri Nurmahmudah, M.Pd sebagai narasumber utama. Dalam sesi pertama, beliau memaparkan materi mengenai jenis-jenis penelitian yang relevan untuk siswa SMA, tren penelitian yang sedang berkembang, kajian penelitian yang dapat diterapkan pada lingkup SMA, serta kriteria topik penelitian yang baik bagi siswa. Dr. Fitri menekankan pentingnya ketepatan dalam menentukan metode penelitian. “Kata kunci menjadi penanda metode yang tepat. Jika salah memilih metode, maka data tidak akan dapat menjawab rumusan masalah dan tujuan penelitian,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Fitri menjelaskan alur penentuan metode penelitian yang dimulai dari menemukan masalah, mencari solusi, merumuskan masalah, hingga menentukan metodologi yang sesuai. Ia juga menegaskan peran penting guru dalam mendampingi siswa, dengan menyampaikan pesan inspiratif, “Behind every young researcher, there is a teacher who believed, guided, and stayed.”
Pada sesi kedua, materi difokuskan pada motivasi dan penguatan peran guru sebagai pembimbing penelitian yang kompeten. Dr. Fitri menyampaikan bahwa penelitian siswa bukan tentang kesempurnaan hasil, melainkan proses berpikir yang terus bertumbuh. Guru diharapkan mampu menjadi pendamping sepanjang proses penelitian, menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, memberikan motivasi, menjadi teladan sikap ilmiah, serta menjaga etika dan kejujuran akademik.
Workshop berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan ditutup dengan pemberian apresiasi kepada beberapa guru, di antaranya Ustaz Arief Kurniatama, M.Pd., Gr sebagai guru dengan judul penelitian terbaik, Ustazah Yoga Wulandari, S.Si., Gr sebagai guru pertama yang mengumpulkan perencanaan penelitian, serta Ustazah Sriatun, S.Pd., M.A., Gr sebagai penanya pertama. Acara juga dimeriahkan dengan pembagian hadiah bagi pemenang kuis Quizizz.
Melalui kegiatan ini, SMAIT ABBSKP berharap kompetensi guru dalam pembinaan penelitian ilmiah siswa semakin meningkat sehingga mampu menumbuhkan budaya ilmiah dan menguatkan identitas sekolah sebagai Research-Based Islamic School.
Penulis: Eni Rahmawati
